Skip to content
March 19, 2008 / kingthunder

Berani Mimpi Besar

Efesus 2:7, “He did this that He might clearly demonstrate through the ages to come the immeasurable (limitless, surpassing) riches of His free grace (His unmerited favor) in His kindness and goodness of heart toward us in Christ Jesus.”

(Amplified Bible)Efesus 2:7, “…..supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus”

Allah yang kita sembah adalah Allah yang progresif, Allah yang membawa pertambahan. Dia tidak ingin umat-Nya kekurangan, Dia ingin kita selalu bertambah. Tetapi pikiran kitalah yang seringkali membatasi Tuhan sehingga kita tidak bisa bertambah. Ini saatnya semua aspek kehidupan kita bertambah. Keuangan kita bertambah, kreatifitas kita juga bertambah. Ini saatnya kita menerima kemurahan Tuhan yang melimpah dalam kehidupan kita.

Berani mimpi yang besar!
Buang pikiran kecil yang mengatakan aku tidak bisa! Pikiran yang negatif, yang merasa diri kecil adalah penghalang untuk menerima yang terbaik dari Tuhan. Senjata terbesar manusia terletak pada kehendaknya. Anda bisa hancur atau berhasil tergantung bagaimana Anda memakai kehendak Anda!

Sediakan ruangan yang besar di pikiran Anda agar visi yang baru yang lebih besar bisa masuk!

Pastor John Osteen yang adalah guru iman yang luar biasa menggembalakan 8.000-10.000 jemaat di Houston, Texas. Saat John Osteen meninggal, keluarganya meminta Joel Osteen yang masih muda untuk menggantikan ayahnya. Joel Osteen selama itu adalah soundman di gereja ayahnya. Dengan iman yang ayahnya telah tanam selama ini dalam diri Joel, ia melangkah dan menggantikan ayahnya. Sekarang dia memimpin jemaat dua kali lipat dari yang ayahnya pimpin, 16.000 jemaat.

Mengapa Joel Osteen bisa? Karena dia menyediakan ruangan yang besar di pikirannya untuk visi yang besar. Setelah mengalami peperangan gila-gilaan dari musuhnya, Joel berhasil mengambil alih stadion “The Compaq Centre” yang berkapasitas 16.000 menjadi gedung ibadah terbesar di Amerika Serikat. Yesaya 54:17 adalah senjata ampuh bagi anak Tuhan yang berjalan dengan iman bukan dengan apa yang dilihat.

Buang kantong anggur lama.
Visi yang baru bisa masuk ke dalam sikap yang baru, sama seperti anggur baru masuk ke kantong anggur yang baru. Matius 9:17 – “Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.”

Apakah ada visi kemenangan dalam pikiran Anda? Pakai sikap kantong anggur baru yaitu sikap iman. Lihat dari hati yang percaya dan perkatakan janji Tuhan (Yosua 1:8) maka Anda akan sukses.

Sebab, ketika Anda mendengarnya Anda akan melihatnya di pikiran Anda dan di roh Anda. Ketika Anda melihatnya, Anda akan mempercayainya; dan ketika Anda mempercayainya, Anda akan mengatakannya, maka terjadilah seperti yang Anda katakan (Markus 11:23-24).

The Assignment
Yeremia dipanggil dan ditetapkan Tuhan menjadi nabi sebelum Yeremia dilahirkan bahkan sebelum ia ada dalam rahim ibunya (Yeremia 1:5). Firman ini menjelaskan bahwa tidak ada seorangpun yang lahir secara kebetulan, tetapi setiap orang lahir ke bumi dengan tugas tertentu dari Tuhan, suatu “assignment” yang ditetapkan Tuhan untuk menjadi jawaban bagi problem seseorang.

Seperti nabi Yeremia dipanggil dan ditetapkan menjadi solusi bagi Israel yang berontak, kelahiran Anda pun spesial karena Anda adalah solusi bagi seseorang di suatu tempat pada waktu tertentu. Anda adalah seperti “hadiah” bagi seseorang. Penugasan Tuhan bagi Anda bukan pilihan atau keputusan Anda, tetapi Tuhan yang menentukannya bagi Anda.

Jika Anda tidak bisa menjadi jawaban bagi problem seseorang, jangan merasa tertolak dan menganggap diri tidak memiliki urapan. Itu berarti, Anda bukan jawaban buat orang tersebut dan Anda bisa memberitahu kepadanya bahwa ada seseorang lain yang bisa menolongnya. Dengan cara inipun Anda telah menjadi jawaban bagi orang tersebut.

Anda harus peluk bahwa Anda unik. Anda harus tahu bahwa Anda berharga dan spesial bagi Tuhan karena Anda adalah jawaban bagi seseorang. Anda bukan jawaban dari semua problem tetapi Anda adalah jawaban dari problem seseorang.

Mungkin penugasan Allah bagi Anda sulit dan banyak tantangan, tetapi ketika Anda melakukannya dengan setia, Tuhan akan membawa keselamatan bagi Anda. Jangan pernah berpikir bahwa Anda bersusah payah seorang diri melakukannya. Tidak! Dia tidak pernah meninggalkan atau membiarkan Anda sendirian.

Ketika Anda menjadi jawaban bagi problem seseorang, Anda sedang melakukan Amsal 3:27 – “Janganlah menahan kebaikan daripada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya.” Jadi Anda tidak boleh menahan kebaikan kepada orang yang membutuhkan.

Anda akan menerima “favor” dari seseorang mengamati Anda
Ketika Anda melakukan kebaikan dengan tekun dan rajin sebagai jawaban bagi seseorang, Tuhan akan mengirim orang yang akan membuat Anda lebih besar lagi. Tanpa Anda sadari ada orang lain yang mengamati perbuatan Anda. Orang tersebut akan melemparkan berkat dan favornya kepada Anda. Anda tidak bisa menjadi besar dengan kekuatan sendiri, tetapi Tuhan akan kirim orang lain ke dalam kehidupan Anda. Orang yang mengamati Anda itu bisa menjadi jembatan emas yang mengantar Anda masuk ke musim yang baru.

Seorang wanita dari bangsa yang terkutuk Moab, bernama Rut tahu bahwa dia adalah jawaban bagi Naomi, mertuanya. Rut rajin dan setia melayani mertuanya. Sebagai orang miskin yang tidak mempunyai pekerjaan, suatu hari Rut masuk ke ladang yang tidak ia ketahui pemiliknya untuk memungut sisa gandum. Saat itu Boas, tuan tanah terkaya di Betlehem berjalan di ladangnya dan matanya tertuju pada Rut. Dia bertanya pada bujangnya mengenai Rut. Dan bujang Boas memberitahukan kepada Boas tentang Rut. Boas mendatangi Rut, meminta Rut bekerja di ladangnya. Boas juga memerintahkan seluruh pegawai laki-lakinya untuk menyediakan makanan yang lebih untuk Rut. Rut tidak pernah kekurangan, inilah yang disebut kemurahan Tuhan atau “favor”. Boas mengamati kerajinan Rut dan akhirnya Boas menebus dan mengawini Rut.

Satu contoh lagi yaitu Ribka, seorang wanita sangat cantik yang menjadi isteri Ishak, putra Abraham, pewaris seluruh kekayaan Abraham. Abraham adalah seorang yang sangat kaya. Ia memerintahkan Eliezer, hamba kepercayaan Abraham untuk mencarikan isteri bagi Ishak.

Eliezer berdoa kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh sebab tugas yang diberikan Abraham tidak main-main. Dia tidak boleh salah mencari isteri, sebab kekayaan Israel ada di tangan Abraham, bapak segala bangsa dan Ishak akan mewarisinya kelak. Eliezer pergi dengan sepuluh unta dan berbagai-bagai barang berharga. Dia minta tanda pada Tuhan, yaitu calon isteri Ishak adalah perempuan yang akan memberi minum kepadanya dan kepada seluruh unta-untanya. Eliezer minta tanda yang sukar sebab ia tahu Abraham tuannya adalah seorang yang sangat berhasil: “Great Achiever”. Ishak sebagai generasi penerus harus mendapatkan isteri yang rajin bekerja sehingga bersama-sama mereka juga menjadi “achievers”, mencapai tujuan Allah.

Pada saat Eliezer beristirahat, ia bertemu dengan seorang hamba luar biasa lainnya yaitu Ribka. Melihat Eliezer dan unta-untanya begitu lelah, Ribka datang mendekat, memberi minum kepada Eliezer dan unta-untanya. Bukan itu saja, Ribka juga menawarkan Eliezer menginap di rumahnya bersama dengan keluarganya karena hari sudah malam. Ribka sangat murah hati dan mudah menolong. Kerajinan Ribka membuat dia menjadi isteri seseorang yang sangat kaya di negerinya.

“Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu meninggalkan lemak” – Mazmur 65:12

Run to your excellence
Orang-orang yang luar biasa, melakukan hal-hal yang luar biasa. Mereka mengutamakan agenda orang lain di atas agendanya sendiri. Mereka melayani, tidak dilayani. Mereka tidak mau orang lain membuat hidupnya lebih mudah, sebaliknya mereka yang membuat hidup orang lain jadi lebih mudah. Mereka tidak mau menunggu dimintai tolong, tetapi mereka bahkan meminta untuk bisa membantu.

Orang-orang yang luar biasa melakukan yang terbaik dan selalu berbicara tentang kemenangan.

“Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.” – Ibrani 12:1.

By Ps Indri Gautama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: