Skip to content
February 1, 2008 / kingthunder

Pemimpin Global

“Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku…” (Mazmur 89:21a)

Dari generasi ke generasi, Tuhan terus mencari orang-orang yang bisa Dia pakai untuk mewujudkan rencana-Nya. Demikian pula dalam generasi Daud, Tuhan mencari orang yang bisa Dia pakai. Sebelum Daud dimunculkan Tuhan, untuk satu kurun waktu tertentu seakan-akan Saul adalah kandidat yang paling tepat untuk memanifestasikan setiap rencana dan isi hati Tuhan. Namun karena satu dan lain hal, setiap kali Tuhan memberi perintah kepada Saul, Saul cenderung untuk selalu ‘mengedit’ perintah Tuhan tersebut – ia tidak melakukan persis seperti yang Tuhan inginkan. Sebagai akibatnya, Tuhan menolak Saul dan Tuhan menyuruh Samuel untuk mencari pengganti Saul. Secara spesifik Tuhan bahkan berkata kepada Samuel, “Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku” (1 Sam. 16:1). Dengan cara yang tersembunyi dan dalam waktu yang tidak pernah diketahui oleh siapapun juga, tangan Tuhan rupanya telah membentuk kehidupan Daud, sehingga ketika waktu untuk Daud dimunculkan tiba, Tuhan tidak perlu berlama-lama untuk dapat menemukan orang yang tepat untuk Dia pakai. Di dalam kekekalan, di setiap generasi, di setiap situasi/kondisi, di setiap komunitas, kota maupun bangsa, Tuhan juga sedang terus mencari orang yang bisa Dia pakai. Karena itu, jadilah orang-orang yang terus memberi diri untuk dibentuk oleh Tuhan, sehingga ketika waktunya tepat dan Tuhan sedang membutuhkan seseorang untuk Dia pakai, Tuhan dapat segera menemukan kita sebagai orang yang Dia cari,  karena Dia telah berkata: “Aku telah mendapat Daud.”

Alkitab berkata bahwa sementara Daud sedang di padang menjagai kambing domba ayahnya, ia terus bersekutu dengan Tuhan, sehingga Daud bukan lagi orang asing bagi Tuhan. Alasan mengapa Daud bisa memiliki keyakinan yang begitu kuat ketika menghadapi musuh-musuhnya (pertama-tama adalah Goliat) adalah karena Roh Tuhan ada padanya.

Selama kita terus membiasakan diri dalam hadirat Tuhan dan kita membuka diri untuk kuasa Roh-Nya terimpartasi dalam hidup kita, masuk dan mengubahkan kita, maka sekalipun orang-orang lain tidak bisa melihat potensi yang ada di dalam kita, namun Tuhan melihat potensi yang kita miliki tersebut, karena Ia melihat apa yang sudah Ia kerjakan dalam hidup kita.

Jika kita membaca ayat-ayat selanjutnya dari Mazmur 89, kita akan mendapati adanya janji dan berkat yang Tuhan sudah sediakan bagi Daud:

“…maka tangan-Ku tetap dengan dia, bahkan lengan-Ku meneguhkan dia” (ayat 22)  tangan Tuhan berbicara tentang otoritas/kuasa yang menyertai, sementara lengan selalu berbicara tentang penjagaan dan perlindungan Tuhan.

“Musuh tidak akan menyergapnya, dan orang curang tidak akan menindasnya. Aku akan menghancurkan lawannya dari hadapannya, dan orang-orang yang membencinya akan Kubunuh” (ayat 23-24)  ada penyertaan dan perlindungan Tuhan yang sangat nyata yang akan membuat orang-orang fasik tersingkir, ketika kita memasuki market place sebagai utusan dari surga..

Tuhan ingin memunculkan setiap orang percaya menjadi seorang Global Leader. Karakteristik seorang global leader adalah orang-orang percaya yang secara rohani memiliki hubungan yang sangat karib dengan surga, tapi pada saat yang sama juga adalah orang-orang yang disegani, memiliki pengaruh dan kuasa untuk membawa perubahan di market place.

Selama ini, kebanyakan orang Kristen hanya dekat dengan hadirat Tuhan namun mereka tidak pernah diperhitungkan di market place. Sebaliknya, mereka mungkin adalah orang-orang yang sudah memiliki pengaruh di market place, tapi mereka belum dikenal dalam hadirat Tuhan. Ini waktunya Tuhan akan memunculkan para global leader – orang-orang yang memiliki pengaruh di market place, dan pada saat yang sama juga terhubung dengan surga.

“Kesetiaan-Ku dan kasih-Ku menyertai dia, dan oleh karena nama-Ku tanduknya akan meninggi. Aku akan membuat tangannya menguasai laut, dan tangan kanannya menguasai sungai-sungai” (ayat 25-26)  Tuhan akan memperluas wilayah territorial kita. Jika selama ini kita hanya menguasai satu area tertentu, maka Dia ingin memperluas ‘daerah kekuasaan’ kita untuk kita dapat menghasilkan dampak yang lebih luas lagi.

“Dia pun akan berseru kepada-Ku: ‘Bapaku Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.’ Aku pun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi” (ayat 27-28)  kita akan dianggap sebagai pola, di mana orang banyak akan belajar dari kita.

Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi dia. Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya, dan takhtanya seumur langit” (ayat 29-30)  kita akan mendapati bahwa apa yang Tuhan kerjakan lewat hidup kita tidak akan terhenti hanya karena kematian kita, tapi generasi di bawah kitapun akan menjalani pola hidup yang sama.

Karenanya, ini waktunya kita mulai memberi diri kita untuk dibentuk dan diubah Tuhan, karena Tuhan memang rindu untuk membangkitkan kita sebagai global leader. Sebelum kita dapat melihat janji Tuhan dalam Mazmur 89:22-30 tersebut tergenapi dalam hidup kita, pastikan kita menggenapi ayat 21 terlebih dahulu, karena dari situlah segala sesuatunya bermula.

Perombakan dan pembentukan ulang di dalam diri kita menentukan jenis pekerjaan yang akan Tuhan buat lewat kita.

Agar Tuhan dapat memunculkan kita sebagai global leader, Ia harus terlebih dahulu membawa kita melewati proses pembentukan yang pasti akan berbeda dari orang-orang yang hanya memiliki pengaruh dalam dunia rohani atau di dunia sekuler. Jika Tuhan ingin memfungsikan kita sebagai representatif surga atas bumi ini,  Ia pasti akan terus membentuk kita sedemikian rupa sehingga kita sungguh-sungguh menjadi serupa dengan Dia.

Tuhan tidak akan pernah mengutus seseorang sebagai representatif surga sebelum Ia mendapati adanya ‘material’ surga dalam hidup orang yang bersangkutan. Tanpa adanya tanda-tanda pembentukan Tuhan dalam hidup kita, pengakuan dari surga tidak akan pernah datang dalam hidup kita.

Oleh sebab itu, ketika proses pembentukan tangan Tuhan sedang berlangsung dalam hidupmu, jangan melarikan diri dari proses itu, tapi pastikanlah bahwa proses tersebut selesai sampai tuntas, karena Tuhan tidak akan pernah memunculkan kita sebelum prosesnya tuntas.

Hal-hal yang Tuhan ingin bentuk dalam hidup kita:
a. Tuhan akan membentuk ulang cara kita meresponi segala sesuatu.  Selama ini kita terbiasa untuk meresponi dengan emosi kita, tapi Tuhan ingin agar kita belajar untuk mulai meresponi segala sesuatu dengan cara yang berbeda – dengan respon yang ilahi. Itu sebabnya seringkali Tuhan sengaja mengijinkan kita mengalami berbagai peristiwa yang tidak enak, karena lewat peristiwa-peristiwa itulah Tuhan ingin melatih kita untuk mulai memunculkan respon yang berbeda. Ingat, hal buruk apapun peristiwa yang kita alami, kitalah yang menentukan apakah peristiwa itu akan menjadi batu sandungan atau batu loncatan bagi kita.
b. Tuhan akan melatih kita untuk memiliki keteguhan atau strong conviction atas kebenaran mutlak yang telah Ia berikan. Selain membentuk ulang cara kita meresponi segala sesuatu, Tuhan juga ingin melatih kita agar memiliki keteguhan ketika perlawanan atas kebenaran datang. Ketika tidak ada tantangan, banyak orang bisa menyerukan bahwa mereka hidup bagi kebenaran, tapi ketika tantangan mulai datang, tanpa memiliki keteguhan hati atas kebenaran tersebut, mereka pasti akan mulai mengkompromikan kebenaran yang telah mereka yakini selama ini.  Sadarilah prinsip ini, tekanan dan tantangan atas kebenaran pasti akan selalu datang, tapi tekanan dan tantangan tersebut adalah ujian untuk Anda dapat memunculkan strong conviction dan integritas dalam hidupmu. Untuk berjalan dalam kebenaran, selalu ada resiko yang harus ditempuh. Ketika engkau harus menghadapi resiko tersebut, jangan lari, karena kebenaran pasti akan selalu menang.
c. Tuhan akan melatih kita untuk mulai melakukan hal-hal yang sama sekali berbeda atau tidak pernah kita lakukan sebelumnya. Kalau selama ini kita mungkin hanya terbiasa untuk menyembah Tuhan, Tuhan akan mulai melatih kita untuk mulai terbiasa mengambil keputusan yang membawa pengaruh bagi banyak orang.  Dalam dunia usaha, keputusan seorang usahawan sangat menentukan apakah usahanya akan naik atau turun. Oleh sebab itu, ketika Tuhan melatih kita untuk dapat mengambil keputusan, Ia juga akan melatih kita untuk belajar ‘menikmati’ efek dari pengambilan keputusan kita tersebut. Jika kita mengambil keputusan dengan benar, Tuhan akan ijinkan kemenangan dari keputusan benar tersebut dapat kita nikmati. Sebaliknya, jika kita mengambil keputusan yang salah, Tuhan pun akan mengijinkan kita untuk melewati konsekuensi akibat kekeliruan pengambilan keputusan itu. Namun demikian, apapun yang menjadi konsekuensi yang harus kita tanggung, Tuhan berjanji bahwa Dia akan tetap menyertai kita.  Karena itu, jangan pernah batas dirimu tapi belajarlah untuk melangkah keluar dari zona nyaman yang selama ini engkau miliki.
d. Tuhan akan melatih kita untuk hanya melakukan hal-hal yang benar. Seringkali dalam setiap situasi, pengambilan keputusan kita harus berbeda. Itu sebabnya Tuhan akan melatih kita untuk memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan yang benar dalam berbagai kondisi.

Jika Tuhan sudah berjanji bahwa Dia akan memunculkan Anda sebagai seorang global leader, maka ijinkan tangan Tuhan sendiri yang memunculkan Anda; jangan pernah berusaha untuk memunculkan dirimu sendiri, karena hal tersebut hanya akan mendatangkan banyak masalah baru dalam hidupmu. Ijinkan Roh Kudus menuntun Anda selangkah demi selangkah dan kerjakan saja setiap perkara yang Dia sudah percayakan kepadamu, karena ketika engkau didapati setia dalam perkara kecil, maka perkara-perkara yang lebih besar pun akan Dia percayakan kepadamu.

Ps Steven Agustinus
Open Heaven Ministry

One Comment

Leave a Comment
  1. katarinahapsari / Jan 4 2012 10:48 am

    thanks a lot it was so blessing to me – rina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: